fbpx

Dokter Gigi Spesialis, Apa Saja Macamnya?

Gusi Bengkak, Jangan Disepelekan
September 20, 2022
Gigi Gingsul Boleh Dipertahankan, Asal…
September 30, 2022

Dokter GIgi Spesialis Dekat Sini

Di Indonesia, ada delapan spesialisasi dalam cabang ilmu kedokteran gigi yang dikenal. Setiap jenis dokter gigi spesialis ini memiliki fokus keilmuan dan keahlian yang berbeda.

Spesialis Periodonsia (Sp. Perio)

Dokter gigi spesialis periodonsia mungkin terdengar asing bagi banyak orang. Padahal, dokter gigi spesialis periodonsia sangat berperan penting dalam perawatan dan penanganan masalah gigi.

Dokter gigi spesialis periodonsia concern pada masalah jaringan pendukung gigi, misalnya gusi atau masalah karang gigi yang menyebabkan gigi cepat rusak serta penampilan memburuk.

Jika gusi kita sering berdarah atau meradang, lebih tepat ditangani oleh dokter gigi spesialis periodonsia. Masalah-masalah seperti penurunan fungsi gigi atau yang terasa goyang, mungkin juga membutuhkan bedah periodontal.

Tindakan yang diberikan:

  • Scaling dan root planing
  • Cangkok gusi
  • Perawatan laser
  • Prosedur regeneratif untuk mendorong pertumbuhan tulang dan jaringan baru.
  • Pemanjangan mahkota gigi, menghilangkan jaringan gusi berlebih.
  • Implan gigi untuk menahan gigi atau jembatan pengganti.
  • Cangkok gusi
  • Augmentasi untuk mengembalikan lekukan alami gusi dan rahang setelah mengganti gigi yang hilang dengan gigi palsu.
  • Penanganan gingivitis (radang pada gusi). Penanganan gingivitis ini biasanya meliputi pembersihan gigi-gusi dan pemberian bahan khusus untuk meningkatkan kesehatan gusi.
  • Penanganan periodontitis (radang pada jaringan periodontal). Periodontitis merupakan salah satu komplikasi dari gingivitis kronis yang tidak diobati. Biasanya, tindakan penanganan yang dilakukan adalah SRP—Scaling and Root Planing.
  • Bedah pada gusi untuk tujuan kosmetik
  • Prosedur gum grafts
  • Implan gigi
  • Prosedur bone grafts, dll

Spesialis Prostodonsia (Sp. Pros)            

Selanjutnya, dokter gigi spesialis prostodonsia adalah dokter gigi dengan keahlian utama mengganti gigi yang hilang atau membuat gigi tiruan. Dokter gigi spesialis prostodonsia juga menangani masalah estetika pada gigi, seperti pemasangan implan atau veneer.

Jarang diketahui, kelainan sendi rahang juga ditangani oleh dokter spesialis gigi ini. Orang dengan kondisi ini biasanya mengeluhkan rasa nyeri ketika membuka atau menutup mulut dan sering kali mendengar bunyi ‘klik’ di sekitar rahang.

Tindakan yang diberikan:

  • Implan gigi
  • Pembuatan gigi palsu (baik sebagian maupun keseluruhan)
  • Pembuatan prostetik maksilofasial non-gigi
  • Veneer gigi
  • Pembuatan dental crown, dll.

Spesialis Konservasi Gigi (Sp. KG)

Karena gigi asli punya fungsi dan kekuatan yang alami, maka sangat penting untuk mempertahankan selama mungkin dalam mulut. Hal inilah menjadi concern utama atau keahlian dokter gigi spesialis konservasi gigi.

Salah satu masalah yang paling sering dialami masyarakat adalah gigi berlubang. Mulai dari lubang kecil, hingga besar. Jika dibiarkan, gigi asli akan rusak. Dalam kondisi ini, berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis konservasi gigi menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena dokter ini akan melakukan perawatan agar sebisa mungkin gigi dapat “diselamatkan”. Mulai dari perawatan saluran akar, hingga berbagai tindakan lain yang dapat memperbaiki gigi sehingga terhindar dari pencabutan.

Tindakan yang diberikan:

  • Perawatan dan pencegahan gigi berlubang.
  • Penambalan gigi sesuai dengan kasus (onlay & inlay).
  • Perawatan gigi berlubang dalam yang sudah mencapai ke ruang saraf.
  • Perawatan saluran akar gigi, dentin hipersensitif, fraktur mahkota gigi, lesi karies radiasi, gigi avulsi.
  • dll

Spesialis Kedokteran Gigi Anak (Sp. KGA)

Seperti namanya, dokter gigi spesialis anak memiliki keahlian khusus dalam menangani permasalahan gigi pada anak-anak.

Banyak anak-anak yang takut untuk datang ke dokter gigi. Tak jarang, anak-anak merasa trauma paska melakukan perawatan gigi untuk pertama kalinya. Boleh jadi penyebabnya karena Anda tidak datang ke dokter gigi spesialis yang tepat.

Dokter gigi spesialis anak memang memiliki kompetensi dan sangat memahami kesehatan gigi anak. Yang juga perlu diketahui, perkembangan dan pertumbuhan gigi anak itu berbeda dengan gigi orang dewasa.

Tindakan yang diberikan:

  • Pemeriksaan rutin gigi anak
  • Pengobatan pulpa gigi anak (perawatan saluran akar gigi anak)
  • Penambalan gigi anak
  • Perawatan gigi dengan fluoride, dll.

Spesialis Bedah Mulut (Sp. BM)

Seorang dokter gigi spesialis bedah mulut harus menjalani masa didik yang cukup panjang, yakni selama 10 semester atau sekitar 5 tahun untuk mendalami prosedur pembedahan di bagian maksilofasial (tulang rahang, leher, dan wajah).

Pembedahan yang dilakukan oleh dokter gigi spesialis bedah mulut di antaranya adalah operasi gigi bungsu, bedah rahang, bedah sendi rahang, tanam implan gigi, dan lain-lain. Dari beberapa pembedahan, yang paling sering dialami oleh banyak orang adalah masalah pertumbuhan gigi bungsu. Karena sangat mengganggu, biasanya perlu dibedah. Yaitu dicabut atau kemudian dipasangkan implan agar gigi tetap berjalan fungsinya.

Tindakan yang diberikan:

  • Ekstraksi gigi (pencabutan gigi)
  • Rekonstruksi wajah melalui tindakan operatif
  • Implan gigi
  • Bedah orthognathic (operasi rahang)
  • Penanganan untuk gangguan sendi rahang (TMJD)
  • Penanganan bibir dan/atau langit-langit sumbing (cleft lip, labioschizis, dan palatoschizis)
  • Biopsi kanker mulut
  • Bedah rekonstruktif rahang
  • Ekstraksi gigi geraham bungsu (wisdom teeth)

Spesialis Penyakit Mulut (Sp. PM)

Dokter dengan gelar spesialis ini menguasai masalah-masalah jaringan lunak pada mulut, seperti sariawan, contohnya. Selain itu, dokter spesialis penyakit mulut juga menangani kasus yang lebih kompleks, seperti tumor pada mulut dan komplikasi dari kebiasaan buruk atau penyakit lain yang pada akhirnya menimbulkan masalah kesehatan di mulut.

Tindakan yang diberikan:

  • Konsultasi dan pemeriksaan penyakit mulut infeksi dan non infeksi
  • Punch biopsi
  • Perawatan penyakit mulut pada pasien dengan sistemik seperti TB, HIV/AIDS, penyakit gastrointestinal
  • Konsultasi dan perawatan penyakit mulut pada pasien usia lanjut (geriarti)

Spesialis Ortodonti (Sp. Ort)

Spesialis ini yang paling familiar di masyarakat, karena sering kali menjadi rujukan untuk perawatan gigi kawat, aligner, atau penggunaan behel lepas pasang. Hal tersebut merupakan bagian perawatan karena spesialisasi dokter dalam bidang ini untuk menguasai masalah kelainan pertumbuhan dan perkembangan gigi.

Tindakan yang diberikan:

  • Mengembalikan gigi ke posisi semula dengan menggunakan alat-alat ortodontik tertentu, misalnya kawat gigi, aligner gigi transparan (Invisalign), atau space maintainer (alat untuk mengurangi jarak antar-gigi)
  • Memperbaiki posisi gigit (bites) yang bermasalah
  • Memperbaiki posisi kunyah dan bicara yang terkait dengan kelainan pada gigi dan rahang.

Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi (Sp. RKG)

Terakhir, ada dokter gigi spesialis radiologi kedokteran gigi. Anda pernah diminta untuk rontgen gigi? Dokter gigi spesialis radiologi kesehatan gigi inilah  yang memiliki keahlian untuk menilai kesehatan gigi dari gambar rontgen gigi atau gambar radiologi gigi.

Melalui gambar radiologi gigi, dokter ini juga akan merekomendasikan pengobatan apa yang cocok untuk dilakukan kesehatan gigi dan mulutmu terjaga dengan baik.

TEGAK BERSAMA DALAM MENDIAGNOSA

Meski berbeda-beda, setiap dokter spesialis gigi biasanya saling bekerja sama dalam menegakkan diagnosis, mengobati, dan membantu pasien dalam menangani berbagai permasalahan gigi dan mulut.

Mengenali perbedaan spesialisasi kedokteran gigi merupakan wawasan yang penting. Dengan memahaminya, kita bisa mendapat perawatan yang tepat jika mengalami masalah gigi dan mulut.

kesalahan perawatan pada gigi dapat memperumit kondisi hingga menimbulkan komplikasi berbahaya. Salah satu contohnya saat ada pasien mengalami kerusakan gigi parah karena melakukan pemasangan gigi palsu di tukang gigi.

Karena bukan dilakukan oleh ahlinya, akhirnya memperparah kondisi mulutnya yang mengalami banyak pembengkakan. Alhasil, biaya yang dikeluarkan jadi lebih besar karena perlu beberapa tindakan medis yang dilakukan untuk mengatasi kerusakan gigi tersebut. Dari permasalahan tersebut, kita bisa belajar bahwa masalah gigi perlu ditangani oleh dokter yang ahli dalam bidangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.